Sunday, July 03, 2005

Photo Session


Hari minggu yang dimulai dengan bangun sangat siang. Jam 10.30 gak malu sama matahari yang sudah sangat panas. Terlalu malas untuk mengakhiri mimpi yang aneh. Dan harus bersiap siap menghadapi hari baru. Rasanya ingin selalu bermimpi walau seaneh apapun. Tapi harus bangun huh sebel. Untung Mba Anna telp dan mengajak jalan - jalan ke Ottawa, tawaran yang sangat menarik plus rencana foto - foto cihuyyyyyyyy. Siap siap pergi dengan bolak balik telp minta dibawain novel dan terasi (Apa terasi ?). Masak tanpa terasi bagaikan sehari tanpa ngupil pokoknya gak asyik. Jadi Mba Anna dengan baik hati berjanji membawakan aku terasi. Mandi siang yang sudah biasa, makan telor ceplok yang sudah biasa dan bersiap siap pergi. Rambut di kasih gel biar tambah jabrik dan kostum biru biru. Plus kaca mata besar sebesar wajahku. Jadwal Bis 12.30 itu berarti sampai Ottawa 13.30. Duduk manis di belakang pojok nyender cari angin. Penumpang cuma dua aku dan pak tua. Dengerin discman, siap-siap ngelamun dan bremmmmmmmmmmm busnya melaju dengan pak supir yang siap bekerja. Baru 15 menit jalan, suara jeduk yang sangat keras, ngalahin petasan bikin kaget dan dag dig dug berdoa semoga tidak terjadi apa - apa. Doa yang kurang manjur ternyata ban belakang meletus, aduhhhhhhhhhhhh. Di tengah jalan, tanpa akses ke bus yang lain gak bisa pindah bus sebel. Bus di sini gak seperti jakarta banyak, jadi kalau mogok cuma tinggal pindah dibumbui marah marah sama pak supir karena selalu dapet bis yang sudah penuh sesak. Tapi disini sistemnya sudah lumayan bagus, pak supir tinggal telp pusat, telp ada di setiap bus (canggih yah bis ada telpnya). Dan bus pengganti datang, lumayan lama 30 menit kemudian. Wah siap siap telat nih. Untung setelah Bus penganti datang pak supir ngebut seenaknya. Karena disini sistem bus pake jadwal jadi kalau telat kasihan penumpang yang sudah menunggu sesuai jadwal. .....huh penjelasan yang njelimet...........
Sampai Ottawa, janjian di Chapter toko buku bagian majalah - majalah. Mba Anna datang dengan kostum biru dan rok pendek pemain tennis (hehehehe). Sudah kesepakatan sebelum memulai hari makan dulu di China Town, Bho Bo Ga La restaurant Vietnam langganan kita. Makan Bakso Vietnam plus Camilan Sayur yang bikin ketagihan dan Spring Rolls nyum nyum. Perut yang kenyang, merokok sebatang dan belanja bumbu di Maphong. Tertawa, ngobrol dengan bahasa ibu, ngomong jorok. Jadi ingat teman teman di Jakarta (guys I miss you a lot). Hari ini sangat menyenangkan, rasanya asyik bisa beristirahat dari kehidupan yang ada. Cuma berdua, cewek cewek, ngobrol ketawa - ketawa, seperti dapat liburan, tidak mikir mau masak apa atau mau gimana untuk masa depan (huhuhu terlalu muluk). Cuma jalan, dan have fun sederhana tapi menyenangkan.........
Balik ke Ottawa tujuan Photo Byward Market, aku yang motret dan Mba Anna modelnya. Dangan panas di atas ubun ubun. Kita berdua tetap semangat untuk photo - photo dari yang gak pede sampe modelnya cuma punya dua gaya doyong kanan doyong kiri. Sorry kalau aku selalu punya ekspresi mesum di depan kamera hahahahaha. Untung Mba Anna model yang tidak kenal lelah dan siap dikritik sambil dibumbui ketawa ngakak. Jalan ke Major Park Hill Foto - Foto lagi gilaaa gak bosen yah. Tunggu sampe ke Rideau Canal, banyak tempat yang bisa dijadikan tempat foto. Dan pilihan jatuh ke Jendela museum yah siapa tahu kalau foto di jendela dikirim ke Indonesia bisa dibilang ini jendela dapurku gilaaaaaaaaaaa jendela dapur saja segede bagong apalagi jendela ruang tamunya pasti segede semar. Dan siap arahin gaya Mba Anna (hehehehe maaf cerewet), walau cuma pake digital kamera harus tetap gaya. Kan tema hari ini Foto untuk Sampul Album terbaru dengan Lagu Andalan "Dawet Ayu Banjar Negara" penyanyi aku dan sampul Albumnya Mba Anna (mana mungkin). Endah, Naya ingat gak sesi foto - foto kita sampe patung dan prasasti aja bosen dan enek lihat kita yang gak pergi pergi. Foto lagi, gaya lagi sampe cape dan kepanasan. Akhirnya jalan - jalan berakhir di Mall yang tutup jam 6 malam. Mall di Canada wagu wagu masa tutup jam 6 malam. Huh ngapain ada Mall. Minum Es Capucino dan Raisin donut di Tim Horton yang masih buka, perut kosong dan tengorokan kering kembali berisi oh segarnya . Mampir ke Shoper Drugmat lihat frame dan cetak hasil foto. ngomong mesum sampai tidak sadar tiba 2 ada Bapak 2 yang menegur. Maaf Mba berdua dari Indonesia............ups eng ing eng.... Bapak 2 ini sudah berapa lama yah ada di belakang kita, soalnya sumpah obrolan ngaco, mesum dan ketawa ngakak bukan untuk kaum bapak. Tapi ya sudah lah pasrah saja. Toh tidak kenal ini. Si Bapak yang asal Maluku dan dua kali menyebutkan nama tapi aku tidak dengar. Aku bilang sama Mba Anna namanya Paulus Situmorang. Ditolak tegas 2 sama Mba Anna krn si Bapak bukan orang Batak, tapi toh gak jadi masalah karena kita berdua juga tidak tahu siapa namanya toh. Okay kita panggil saja si Bapak Paulus, bapak ini kerja untuk HAM di Indonesia dan sedang ada pekerjaan di Ottawa dan pergi ke Mall untuk cari Indomie (yeah bapak orang Indonesia asli kemana mana pasti cari Indomie). Indomie selera kita (dinyanyikan dengan nada sol tinggi). Sayang Bapak menolak pas kita tawarin untuk diantarkan ke toko yang jual produk asia yang ada di belakang Byward Market. Ya sudah semoga Pak Paulus menemukan indomie. Print foto jadi hasilnya tidak mengecewakan dan hari ini diakhiri dengan bertemu kevin jagoan kecil yang jemput mamanya dan bzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz senjata laser dari power rangers pink dan bzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz senjata laser dari Kevin power rangers biru...........senangnya hari ini tembak tembakan sama Kevin.
to Mba Anna thanks again for Photo Session, kapan kapan kita Photo - photo lagi yah, tetap Mba Anna modelnya dan aku tukang Photo kelilingnya. Semua wanita adalah cantik dan kamu salah satu kecantikan itu. Jadi tetap gaya dan doyong. Have fun go mad.

No comments: