Saturday, July 30, 2005

Takut

Dan Mba tiba - tiba hatiku merasa kosong. Kosong yang berat, kosong yang sedih, sore itu di dalam bis yang lembab. Kita berbicara tentang kabar itu, jangan salah sangka. Aku senang mendengar kabar baik itu. Aku senang kamu bahagia. Tapi salahkah aku kalau aku takut kehilangan kamu. Takut kehilangan obrolan panjang kita. Takut kehilangan jalan jalan rame kita. Takut kehilangan curhat - curhat gembira dan sedih kita. Takut aku merasa sendiri lagi, tanpa kamu di sini...................................sungguh aku senang dengan kabar itu.................sekaligus sedih................ada yang nyeri di dada.......Mba aku sungguh menyayangimu...........
Saat,
Canada lembab yang menyesak........
Dan aku terpekur menatap rumah kotak kotak.......
Dalam bis yang melaju kencang...........

Sunday, July 24, 2005

Aku dan Kamu

Senja yang bergulir pelan..
Malam yang merangkak turun..
Hawa panas tanpa udara..
Kamu dan aku tercenung, diam pada ruang yang kecil..
Dengan lagu yang terdengar lamat - lamat..
Dan tiba tiba

Would dance with me...
Aku dan kamu dengan pilu yang panjang..
Bergerak pelan menyatu dalam alunan lagu panjang..
Rebah dalam dadamu dan peluk tubuhmu yang beraroma manis..
Kita menangis..
Menangis dalam pelan..
Menangis dalam sedan yang tertahan..
Menangis dalam tetes 2 air mata yang bergulir pelan..
Dan kita masih menyatu..
Dalam dekap yang panjang,
Dan malam benar benar turun.........


Ps : Seandainya mas kamu ikuti aku berlari tidak berjalan pelan di belakangku

Sunday, July 17, 2005

Minggu Penuh

Apa yang harus diceritakan, minggu yang penuh tanpa jeda. Semua lompatan peristiwa. Semua tangis, semua suka, semua duka, dan kebimbangan jalan hidup yang beralur tak jelas, banyak yang aku syukuri juga, banyak yang menyisakan pertanyaan. Bangun sangat pagi, perjalanan ke tempat kerja selama dua jam, duduk termenung dalam bis. Minggu kemaren aku menangis karena kehilangan kerjaan part timeku. Dan tiba-tiba jumat aku mendapatkan pekerjaan baruku. Dengan proyek dua minggu paling lama. Dan dengan ucapan terimakasih yang tak pernah habis untuk Mba Anna, untuk suport aku, dan untuk mendengarkan segala keluh dan tangisku. Thanks Mba, seandainya hidup lebih sederhana dan pilihan yang cuma hitam dan putih. Ah seandainya Mba, sesederhana itu. Terimakasih untuk tak lelah lelah ada di sampingku.
Aku merindukan dunia mayaku, sapa dengan teman temanku, El apa yang kamu lakukan saat ini masih adakah 12 purnama itu sepertinya aku mulai menjadi robot dan membatu. Dan Maaf Choday, aku tahu kamu selalu menungguku. Minggu pagi aku kehabisan energi dan inginku cuma tidur. Banyak yang ingin aku bagi denganmu............banyak yang ingin aku tanyakan..........ahhhhhhhhh rindunya, pada pengap jakarta dan warna warni kamarku.........

Sunday, July 03, 2005

Photo Session


Hari minggu yang dimulai dengan bangun sangat siang. Jam 10.30 gak malu sama matahari yang sudah sangat panas. Terlalu malas untuk mengakhiri mimpi yang aneh. Dan harus bersiap siap menghadapi hari baru. Rasanya ingin selalu bermimpi walau seaneh apapun. Tapi harus bangun huh sebel. Untung Mba Anna telp dan mengajak jalan - jalan ke Ottawa, tawaran yang sangat menarik plus rencana foto - foto cihuyyyyyyyy. Siap siap pergi dengan bolak balik telp minta dibawain novel dan terasi (Apa terasi ?). Masak tanpa terasi bagaikan sehari tanpa ngupil pokoknya gak asyik. Jadi Mba Anna dengan baik hati berjanji membawakan aku terasi. Mandi siang yang sudah biasa, makan telor ceplok yang sudah biasa dan bersiap siap pergi. Rambut di kasih gel biar tambah jabrik dan kostum biru biru. Plus kaca mata besar sebesar wajahku. Jadwal Bis 12.30 itu berarti sampai Ottawa 13.30. Duduk manis di belakang pojok nyender cari angin. Penumpang cuma dua aku dan pak tua. Dengerin discman, siap-siap ngelamun dan bremmmmmmmmmmm busnya melaju dengan pak supir yang siap bekerja. Baru 15 menit jalan, suara jeduk yang sangat keras, ngalahin petasan bikin kaget dan dag dig dug berdoa semoga tidak terjadi apa - apa. Doa yang kurang manjur ternyata ban belakang meletus, aduhhhhhhhhhhhh. Di tengah jalan, tanpa akses ke bus yang lain gak bisa pindah bus sebel. Bus di sini gak seperti jakarta banyak, jadi kalau mogok cuma tinggal pindah dibumbui marah marah sama pak supir karena selalu dapet bis yang sudah penuh sesak. Tapi disini sistemnya sudah lumayan bagus, pak supir tinggal telp pusat, telp ada di setiap bus (canggih yah bis ada telpnya). Dan bus pengganti datang, lumayan lama 30 menit kemudian. Wah siap siap telat nih. Untung setelah Bus penganti datang pak supir ngebut seenaknya. Karena disini sistem bus pake jadwal jadi kalau telat kasihan penumpang yang sudah menunggu sesuai jadwal. .....huh penjelasan yang njelimet...........
Sampai Ottawa, janjian di Chapter toko buku bagian majalah - majalah. Mba Anna datang dengan kostum biru dan rok pendek pemain tennis (hehehehe). Sudah kesepakatan sebelum memulai hari makan dulu di China Town, Bho Bo Ga La restaurant Vietnam langganan kita. Makan Bakso Vietnam plus Camilan Sayur yang bikin ketagihan dan Spring Rolls nyum nyum. Perut yang kenyang, merokok sebatang dan belanja bumbu di Maphong. Tertawa, ngobrol dengan bahasa ibu, ngomong jorok. Jadi ingat teman teman di Jakarta (guys I miss you a lot). Hari ini sangat menyenangkan, rasanya asyik bisa beristirahat dari kehidupan yang ada. Cuma berdua, cewek cewek, ngobrol ketawa - ketawa, seperti dapat liburan, tidak mikir mau masak apa atau mau gimana untuk masa depan (huhuhu terlalu muluk). Cuma jalan, dan have fun sederhana tapi menyenangkan.........
Balik ke Ottawa tujuan Photo Byward Market, aku yang motret dan Mba Anna modelnya. Dangan panas di atas ubun ubun. Kita berdua tetap semangat untuk photo - photo dari yang gak pede sampe modelnya cuma punya dua gaya doyong kanan doyong kiri. Sorry kalau aku selalu punya ekspresi mesum di depan kamera hahahahaha. Untung Mba Anna model yang tidak kenal lelah dan siap dikritik sambil dibumbui ketawa ngakak. Jalan ke Major Park Hill Foto - Foto lagi gilaaa gak bosen yah. Tunggu sampe ke Rideau Canal, banyak tempat yang bisa dijadikan tempat foto. Dan pilihan jatuh ke Jendela museum yah siapa tahu kalau foto di jendela dikirim ke Indonesia bisa dibilang ini jendela dapurku gilaaaaaaaaaaa jendela dapur saja segede bagong apalagi jendela ruang tamunya pasti segede semar. Dan siap arahin gaya Mba Anna (hehehehe maaf cerewet), walau cuma pake digital kamera harus tetap gaya. Kan tema hari ini Foto untuk Sampul Album terbaru dengan Lagu Andalan "Dawet Ayu Banjar Negara" penyanyi aku dan sampul Albumnya Mba Anna (mana mungkin). Endah, Naya ingat gak sesi foto - foto kita sampe patung dan prasasti aja bosen dan enek lihat kita yang gak pergi pergi. Foto lagi, gaya lagi sampe cape dan kepanasan. Akhirnya jalan - jalan berakhir di Mall yang tutup jam 6 malam. Mall di Canada wagu wagu masa tutup jam 6 malam. Huh ngapain ada Mall. Minum Es Capucino dan Raisin donut di Tim Horton yang masih buka, perut kosong dan tengorokan kering kembali berisi oh segarnya . Mampir ke Shoper Drugmat lihat frame dan cetak hasil foto. ngomong mesum sampai tidak sadar tiba 2 ada Bapak 2 yang menegur. Maaf Mba berdua dari Indonesia............ups eng ing eng.... Bapak 2 ini sudah berapa lama yah ada di belakang kita, soalnya sumpah obrolan ngaco, mesum dan ketawa ngakak bukan untuk kaum bapak. Tapi ya sudah lah pasrah saja. Toh tidak kenal ini. Si Bapak yang asal Maluku dan dua kali menyebutkan nama tapi aku tidak dengar. Aku bilang sama Mba Anna namanya Paulus Situmorang. Ditolak tegas 2 sama Mba Anna krn si Bapak bukan orang Batak, tapi toh gak jadi masalah karena kita berdua juga tidak tahu siapa namanya toh. Okay kita panggil saja si Bapak Paulus, bapak ini kerja untuk HAM di Indonesia dan sedang ada pekerjaan di Ottawa dan pergi ke Mall untuk cari Indomie (yeah bapak orang Indonesia asli kemana mana pasti cari Indomie). Indomie selera kita (dinyanyikan dengan nada sol tinggi). Sayang Bapak menolak pas kita tawarin untuk diantarkan ke toko yang jual produk asia yang ada di belakang Byward Market. Ya sudah semoga Pak Paulus menemukan indomie. Print foto jadi hasilnya tidak mengecewakan dan hari ini diakhiri dengan bertemu kevin jagoan kecil yang jemput mamanya dan bzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz senjata laser dari power rangers pink dan bzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz senjata laser dari Kevin power rangers biru...........senangnya hari ini tembak tembakan sama Kevin.
to Mba Anna thanks again for Photo Session, kapan kapan kita Photo - photo lagi yah, tetap Mba Anna modelnya dan aku tukang Photo kelilingnya. Semua wanita adalah cantik dan kamu salah satu kecantikan itu. Jadi tetap gaya dan doyong. Have fun go mad.

Saturday, July 02, 2005

Happy Canada Day

Yup 1 July Canada Ulang Tahun 138, seperti tahun kemaren. Merah putih plus daun maple di pakai orang di jalan-jalan. Parade dan musik nonstop, party mood. Semua orang happy dan Ottawa yang biasanya senyap dan teratur hari ini berubah menjadi meriah dan berwarna warni. Lautan manusia dan panas matahari ohhhhhhh aku senang lautan manusia aku senang panas matahari. Jadi ingat Blok M dan panas Jakarta. Melihat manusia di mana mana selalu ada kerinduan yang menyentak di dada. Rindu liat manusia-manusia Jakarta. Dan hari ini aku sepuas puasnya merekam panas dan memori rasa yang penuh bersentuhan dengan ramai yang sudah lama tidak aku rasakan. Hanya satu tahun sekali Ottawa hidup. Saat Ultah, aku berharap semoga Ottawa tidak hanya Ultah satu kali dalam setahun minimal sekali sebulan ............gak mungkin banget. Canada day tahun ini dimulai dengan piknik yang idenya datang dari Mba Emmy dengan janji akan bawa rujak untuk piknik asyikkkkkkkkkk (rujak rujak). Dan marathon telp dimulai, ditelpon Mba Anna dan Mba Mauren, kesepakatan terjalin. Mba Mauren bawa Ayam rica - rica dan Mba Anna bawa rendang daging. Sedangkan aku yang paling tidak bisa masak cukup membawa nasi dan kerupuk (rencananya sampai sadar gak ada kerupuk di rumah hehehe). Dan telp yang lainnya Mba Rita bawa camilan dan Genknya Mba lilis (insya allah akan datang) ternyata tidak datang.
Jreng hari Jum at tgl 1 July rencana yang sudah disepakati tempatnya di belakang museum Civilization pinggir pantai dan tempat piknik yang nyaman. Bangun pagi nanak nasi jadi inget Ibu ku, yang selalu repot siapin makan kalau ada piknik keluarga, bangun jam 3 pagi cuma untuk siapin makanan. Kalau aku cukup bangun jam 8 pagi, itu sudah pagi. Chat sambil nunggu nasi masak dan pergi deh ke tempat piknik. Marathon telp dimulai dari Mba Mauren yang gak tahu tempatnya (sorry yah Mba pake muter 2 dan jalan jauh). Sampai Mba Anna yang mastiin aku pergi dan sudah si tempat (okay siapppppp boss). Malangnya nasib kita berdua aku dan dave. Bis yang seharusnya sampe ke tujuan cuma sampe Hull hasilnya jalan kaki di terik siang sambil bawa bekal nasi (mirip gerak jalan 17 agustus) pake hitungan kiri kanan kiri kanan biar kompak dan cepat sampai. Huh akhirnya sampai juga di tempat piknik dan akang Asep sudah sampe (nama aslinya Stephane suaminya Mba Mauren) lama di Bogor dan punya panggilan kesayangan ASEP SUKASEP (hehehe). Hari itu juga baru lihat kalau kang Asep punya Tatto burung Garuda plus 5 sila. Aduh Akang yang satu ini nasionalis sekali. Padahal Bule lho, aku saja yang orang Indonesia coba suruh baca UUD 45 pasti gak hapal (sek sek hubungannya apa yah). Tetep aku terkagum kagum dan kepikiran sampe sekarang kok bisa yang millih tatto pancasila dari ratusan burung yang ada di dunia kenapa milihnya burung garuda dan 5 sila. Tapi bener aku kagum dan salut sama kang Asep, berani memilih yang beda untuk tatto seumur hidup. Jadi ingat dulu pengen punya tatto gambar rantang dan ditulisin Katering Ibu, ditolak mentah mentah (untuk gak jadi dan cukup puas dengan tatto palsu) dan dipamerin saat aerobik yang kalau keringetan ilang dan ketahuan kalau palsu padahal keren lho tattonya kupu-kupu nungging. Okay balik ke piknik, Mba Mauren, Kang Asep, Dave dan aku anggota piknik yang pertama datang. Dan kemudian Mba ku yang satu telp, sambil agak panik dan frustasi " Wiwin di mana tempat pikniknya ". Sama sama tidak tahu lokasi. Aku coba cari Mba Anna dan Mba Anna coba cari lokasiku. Dengan jalan muter - muter dan lari lari anjing sampe kesasar ke jalan buntu. Untung ada Ibu Ibu yang suruh nerobos di pohon - pohon (cara ringkas balik ke taman). Akhirnya ketemu juga sama Mba Anna dan dua jagoan kecil Kevin dan Owen.
Lengkap juga anggota piknik Mba Rita dan keluarga datang, Mba Anna dan keluarga, Mba Maurren dan Kang Asepnya (yang sudah berkeluarga), dan aku plus Dave yang belum diijinkan Tuhan berkeluarga. Cuma penggagas ide Mba Emmy gak muncul-muncul. Well lihat Dharma dan Anita, Kevin dan Owen lengkap sudah piknik keluarga. Buka nasi, bakwan spesial Mba Anna pake udang nyum nyum, rendang, ayam rica-rica, dan makanan kecil (apa yah namanya), risoll dari Mba Mauren dan sejenis lumpia india dari Mba Rita.........makannnnnnnnnnnn nyam nyam nyam sambil lihat anak - anak lari 2 jatuh bangun, ketawa dan nangis. Senangnya punya keluarga besar dan senangnya piknik hari ini. Ngobrol ketawa ketawa main main sampai Mba emmy yang datang tanpa rujak huhhhhhhhhhhhh sedihnya. Eh tapi yang penting bukan rujaknya yang penting ngumpulnya tetep huhhhhhhhhhhhh pengagas ide nya gitu lho. Hehehehehe, dan Mba nur beserta keluarga datang, Grace dan bayi mungilnya dan Judit sama anak perempuannya. Tambah rame tamannya.
Setelah piknik, makan plus foto - foto, plus main main sama anak anak. Bubar jalan dan Celebration dimulai artinya aku dan dave pergi ngelayap. Tujuan pertama Major's Hill Park. Sempet lihat Dr Lee and the Sufi Girl African drum dan circle dance. Sempet terlintas untuk ikut joged - joged depan panggung. Cuma kok gak pede yah dengan rambut cepak dan kurang asyik gitu masa nanti jodegku ngalahin artisnya yang sebenarnya. Pokoknya pertunjukan yang asyik, mau bilang mirip dangdut gak juga, tapi drumnya itu anjrittttttttt bikin pengen joged (mirip dangdut bukan). Dan penari penarinya gila gilaan narinya, kayaknya pinggul sama badannya dibuat dari karet. Wahhhhhh puas. Senangnya Canada Ultah disamping concert yang musik musik dari artis 2 lokal, mereka juga punya performance dari negara - negara lain. Jadi multi culture itu benar di canada. Sayang gak bisa lihat semuanya. Kalau seandainya badan bisa pindah pindah sesenaknya sendiri. Mau rasanya bisa ada di 3 tempat sekaligus (gak penting). Sempet ketemu Mba Nur dan keluarga. Sempet hujan dua kali dan berteduh di Zeller (toko supermarket) dan sepertinya party mood orang - orang jadi turun. Basah dimana - mana dan dingin. Balik ke Major's Hill Park lihat The Mighty Popo reggae, blues. Cihuyyyyyyyyyyyyyy dan party mood kembali berkobar. Joged lagi, gak perlu joged yang heboh cukup di tempat tapi intens kalau perlu sambil merem merem dan saat itu juga bau harum ganja merebak di mana - mana. Gak jelas sumbernya cuma angin, cukup baik membawanya untuk ku. Hehehehe mana mungkin mabuk cuma angin doang gitu lho.
Jam 7 malam pindah tempat ke Parliament Hill, asyik juga lihat orang - orang jualan, artis artis jalan akrobatik dan melawak. Wuihhhhhhhhhhhhh Happy Canada day, big concertnya dimulai jam 7. Wah orang orang tumplek blek di didepan Parlement. Coba kalau di Jakarta bisa gak yah bikin concert di depan istana merdeka. Pasti banyak yang jualan teh botol dan jagung rebus plus kacang rebus, semoga Jakarta bisa juga ngadain concert di depan istana. Biar lebih membumi. Duduk di rumput yang rasanya nusuk - nusuk pantat. Nonton concert dari big screen (mana mungkin lihat dari panggung) kalah sama bule - bule yang segede raksasa. Pokoknya tahun ini gak mau seperti tahun kemaren cuma lihat satu jam. Tahun ini harus mengalahkan tahun kemaren, seharian di down town. Lumayan bisa lihat artis - artis lokal yang suaranya bagus bagus dan bandnya bersih banget mainnya. Pindah lokasi sebelum kejebak di puncak acara, di depan info canada. Telp - telp an sama Mba Anna rencananya mau nonton kembang api bareng. Dan akhirnya ...yang ditunggu - tunggu nyayi Kalan Porter dan Sam Robert (cihuyyyyyyyyy cihuyyyyyyyyyyyyyy) kapan lagi man. Cute cute dan suaranya bagus.
Akhirnya Mba Anna sampe juga di downtown sama suami tercinta Mike dan Kevin. Cuma sungguh itu tugas berat. Mencari Mba Anna yang imut dan Suaminya serta Kevin. Bolak balik dengan segala arternative jalan. Tidak ketemu sorry Mba kita sudah berusaha. Dan lautan manusia yang terus menerus tidak berhenti mendesak, wekkkkkkkkkkk kalau aku tidak sama Dave mungkin besok tinggal nama Wiwin meninggal gepeng di tengah lautan manusia (gak mauuuuuuuu). Puncak acara 10.15 kembang api. Wuihhhhhhhhhhh mata dimanjakan dengan ribuan cahaya seperti pancuran api. Indah sekali, megah sekali, orang - orang berteriak, anak kecil tertawa bahkan takut. Kembang api, pancuran api, sinar berbintik, bunga api, merah, hijau, keemasan membuncah di langit indah.
.....Happy Canada Day.....

Wednesday, June 29, 2005

Atta Girl

Atta Girl baru dengar istilah itu hari ini dari seorang teman artinya kurang lebih "you go girl". Jadi ingat salah seorang sahabat baik di sini. Aku harap aku bisa ngomong dan teriak sekeras kerasnya untuk Mbaku disini Atta Girl. Aku merasa sangat beruntung menjadi salah satu teman yang diajak berbagi sama dia. Berbagi tidak hanya tentang duka tapi juga tentang suka. Dan kemaren kita berbagi tentang duka. Tentang bagaimana kadang lelaki tidak bisa mencoba untuk mengerti kita wanita. Tidak mencoba membahasakan secara sederhana saja rasa cinta. Kenapa setelah kita menangis dan berteriak baru ada komunikasi yang jalan. Memang betul lelaki dan wanita dari planet yang berbeda. Memang betul lelaki lebih pakai logika dan wanita lebih pakai rasa. Tapi cinta saja apakah tidak cukup. Tidak cukup menyelesaikan apa saja. Tidak cukup untuk menerima dan memaafkan............hem jawabnya TIDAK. Cinta saja tidak cukup, ada banyak bumbu ada banyak elemen. Yang sungguh kalau dijabarkan satu satu pasti tulisannya jadi panjang. Jadi itulah hidup, dengan warna, dengan bumbu, dengan elemen, dengan pengorbanan dan dengan tangisan. Dan Mba, menurut temanku juga, selalu ada solusi di setiap masalah itu sudah hukum alam. Jadi percayakan saja masalah seberat apapun pasti ada solusinya.......dan itu sudah hukum alam. Kalau Mba selalu memintaku tegar, akupun meminta kamu tegar, kalau mba memintaku bertahan dan akupun memintamu bertahan, kalau Mba percaya Tuhan selalu kasih cobaan yang umatnya bisa menanggung akupun minta Mba percaya itu. Bukahkan kita berdua terasing di negeri para raksasa. Aku memilikimu dan kamu memilikiku. Kalau kau pergi, aku jadi sendiri dan kalau aku pergi kaupun jadi sendiri............jadi marilah mencoba menjadi karang yang tak pernah kikis di hantam ombak. Dan Mba satu yang harus kamu tahu, Mba adalah ibu yang sangat baik. Ibu yang selalu ada untuk anak anaknya. Ibu yang selalu menomor satukan anak-anaknya. Ibu yang tidak pernah lelah untuk anak - anaknya. Aku percaya sampai kapanpun kamu tetap akan jadi ibu yang baik. Jadi Mba.......please please Atta Girl, "you go girl". Mari menyiasati hidup...................selalu ada aku disini................

Monday, June 27, 2005

A Million Tears


Artist: Kasey Chambers

Take my hand
Break my stride
Make me smile
For everytime
I've cried

Hold my heart
In the palm of your hand
Don't listen to it breakin'
Just listen to the band

Do you wanna ride in my car
Its parked out on the street
Or just stay with me a while
Before I fall asleep
Take these tears
Wash your skin
I'm havin' trouble breathin'
Since you walked in

My hands are tied
My head is reelin'
My eyes have cried
A million tears
From wishin' you were here

All my life
I've welcomed pain
I've made up more excuses
To bring it back again

Now I'm here
And I'll drink to the shame
I'll drink to the madness
That made me this way

Sunday, June 26, 2005

Get Over It

Apa sih istimewanya masa lalu. Masa lalu itu berarti lampau. Past tense sudah tidak lagi pake do tapi pake did. Tapi kenapa segala sesuatu yang sekarang diucapkan pake did minta diubah pake do. Obrolan kemaren dengan choday membuat aku sadar dan bangun. Cuma kenapa aku kok masih dihantui mimpi yang sama, warna yang sama, sakit yang sama. Get over it, I am trying hard. Damn still I can't over It, yet at least. Seharusnya aku bisa berbangga dengan jalan yang sedang aku lalui. Jalan yang aku bangun dengan masa lalu. Tanpa masa lalu tidak ada aku, tidak ada masa depan, tidak ada sakit, tidak ada dewasa, tidak ada bahagia. Cuma selalu ada cuma........kenapa yah aku selalu ingin kembali ke kotak amanku. Selalu ingin menjadi manja dan bahagia yang mungkin bahagia semu tapi aku ingin kembali sangat............ah sudahlah dibahas ditulis juga tidak akan menyelesaikan masalah hati.....................

Thursday, June 23, 2005

Pasar Malam

Muram senja, segelas coklat panas dicampur irish cream kandungan alkohol 17%, hem hangat yang nikmat, perasaan ringan yang lepas. Satu teguk dan senja tidak lagi muram, dua teguk hangat yang merayap pelan di sel sel otak bagian belakang. Teguk ketiga, keempat dan aku mulai merasa semua awan, menari dengan sangat anggun. Suara musik yang dibawa angin dari pinggir pantai. Hari ini Quebec National Holiday dan liburan musim panas. Panggung yang megah, pemusik yang tidak ada henti, carousel, istana plastik,segala macam permainan lengkap, aku jadi ingat pasar malam. Aku lebih memilih pasar malam versi Indonesia lebih meriah, apalagi dengan stand stand donat yang kadang sudah basi tetap dijual. Selalu ada pasar malam di kota kelahiranku lengkap dengan tukang jualan gembus, sampai saat ini aku masih penasaran apa sih sebenarnya bahan dasar membuat gembus. Gembus makanan tradisional, berbentuk seperti donat tipis cuma berwarna putih dan rasanya sedikit asin, digoreng diatas tungku dan hanya ada jika ada pasar malam. Jadi tidak ada Pasar Malam tidak ada gembus. Cara membawa gembus pun unik, dengan menggunakan tali bambu yang sangat tipis. Gembus hangat dan menikmati ramainya pasar malam ah indahnya dunia. Bagi aku, dulu Pasar Malam adalah dunia yang sangat ajaib. Lampu warna warni, gelak tawa dimana-mana, anak- anak menjerit bahagia atau bahkan menangis. Aku selalu memegang tangan bapakku dengan kencang, umurku 7 tahun waktu itu. Ibu selalu menyuruhku mandi cepat dan menghias rambutku dengan pita warna warni. Dan adek ku selalu minta Ibuku memakai kan minyak rambut milik bapak ku, biar rambutnya gak jabrik itu alasan adekku. Pergi ke pasar malam rasanya seperti tamasya ke dunia lain. Enaknya makan harum manis, yang lengket di tangan, gembus panas, dan tidak lupa balon warna warni. Aku paling suka lihat tong setan. Rasanya asyik saja melihat orang - orang dalam tong yang sangat sempit bisa naik motor gila gilaan. Dan aku berfikir saat itu aku juga pengen bisa naik motor muter - muter kayak setan hehehehe. Dan sekarang di dunia yang lain di tempat yang sangat jauh, keping kenangan mewujud nyata dalam buram senja............rindunya pada bapak ku dan rindunya pada ibuku, rindunya pada adek adek ku. Ah seandainya pasar malam kali ini aku bisa mengandeng tangan bapakku, dan memakai pita warna warni ibuku.....sungguh mungkin senja tidak lagi muram dan aku tidak membutuhkan coklat putih dan irish cream. Tapi minuman itu memang enak huh dasar...................

Tuesday, June 21, 2005

Happy Anniversary

Apa yang harus kutuliskan untuk satu tahun hari jadi kita. 20 Juni 2004 dan kini 20 Juni 2005 Satu tahun yang berlalu tanpa kita sadari. Satu tahun yang benar benar penuh sekaligus sepi, aku rasakan sekaligus. Mengenalmu tanpa jeda, mengenalmu dengan segala kerapuhan dan kekuatan yang kamu miliki. Mencintaimu dengan sangat pelan........., melihat mu berselimut 4 musim di kota ini. Melihatmu jatuh, tertatih dan mencoba bangkit hanya untuk aku. Melihatmu tersenyum, tertawa, pedih bahkan melihatmu menangis. Dan kita berdua mencoba menapaki apa yang kita sebut dengan jalan takdir. Satu tahun yang kau dan aku tahu pasti akan ada ujung. Pasti akan ada akhir yang indah untuk perjalanan kita. Walau kadang kita sama - sama tersengal dan mencoba bernafas, menepi sebentar untuk menghimpun kekuatan. Yang kita tahu kita tetap bersama dan kita bersyukur untuk itu..........bersyukur untuk setiap tawa yang kita miliki, setiap pohon yang kita sapa berdua, setiap sungai yang kita singahi, setiap belokan jalan berbatu yang kita lewati. Dan selamat satu tahun kita berdua ...........
For : David Gregory Pearson
and you give me a card with very nice words.......
" To be with you and have your love is all I ask of life "

Saturday, June 18, 2005

Sunyi

Bulan separuh terang....
Kedip yang lembut......
Cemara gelap berselimut dingin....
Langit tanpa tabur bintang....

Burung dara sendiri di ujung pagar dekat taman...
Semua terdiam...
Batu, rumput, dinding, lumut.....
Hening.......

.........................ah sunyinya......................ah nikmatnya.....................
....................ah kosongnya..................ah sedihnya...........................

Smiling likes an angel

Usual day, wake late, thinking for a moment about what I dream last night. Close my eyes prayed and said thanks you for my beautiful life. I can breathe and seeing my small world this morning not morning but well thanks God for everything you have done to me. Jump from bed; wash my face with cool water and listening music again and again one cassette Sheila On 7. Wish I brought a lot of Indonesian cassette or CD anything from back home. Damn I am really missing my crowded Jakarta. I miss my annoying family. I miss my big room with a lot of cute creature. I know for my age that not appropriated to have that toys but whom cared I like hugged them I like to see their cute faces, I like to collect them, and I like to throw and punched them when I am mad. What a wonderful friendship between my lovely toys and me. And now what should I do when I am mad, biking my bike around the river fast and faster until your madness relive from your heart and your head or I can just jump from 4th floor my apartment hahahahaha that good idea but I am not ready to meet with my creator and I have owe to my parent. So chose option number 1. And I am loved my boyfriend a lot that meant I can leave him now. So don’t worry honey. I never jump from balcony. That temping see green grass and you can felt fresh air in your face. And can’t you imagined when you jump open your arms like a bird. Air punched your face and your body. Trust to earth they will take care your body. You felt free and tomorrow Ottawa citizen will cover my story. Hem I can imagine that become headlines. Beautiful ladies from far away island named happiness. Death in white dress pose like bird and smiling likes an angel. I must choose the best dress and the best pose. So maybe after my death people will think to made movie about me. Wait I must erase that damn thinking from my head or my boyfriend will ask me move to first floor. No way I am really like this small apartment. You can see river for your balcony, you can see beautiful sky formation with different color everyday. And when rain comes I can see God made very good lightning and thunder. Oh God you really creative. And now still with Duta singing same song everyday. And me with my messy hair, and stinky body. Missing my Jakarta and my lovely house. HUH I miss a lot…………….

Thursday, June 16, 2005

Selamat Ulang Tahun Rendjana

16 Juni tahun kemaren , kita masih merayakan ulang tahunmu bersama. Satu malam yang aku ingat sekali, roti bakar Edi Blok M 2004. Kamu, Adrai dan Robert. Malam itu kamu menangis. Menitipkan seekor kupu merah jambu dan capung berwarna hijau. Dan malam itu juga aku menangis membaca surat-mu entah untuk yang keberapa kali. Satu hari yang aku ingat, hari ulang tahunmu dan kita berdua menangis. Kita berpisah, aku terlempar jauh dari dunia kita. Dan hari ini kamu berulang tahun, tanpa aku. Rendjana aku sangat beruntung mempunyai kamu sebagai sahabatku. Sahabat yang tidak pernah lelah untuk bertanya tentang kabar dan hidupku disini. Sahabat yang selalu ada di setiap musim hidupku. Sahabat yang selalu menyediakan waktu dan energinya cuma untuk mendengarkanku. Sahabat yang membangunkanku, sahabat yang menyadarkanku, sahabat yang tidak pernah lelah ada untuk ku. Walau hanya dengan email singkat, chat panjang, obrolan di telp. Aku sangat beruntung memilikimu.Sangat beruntung............aku kangen telp tengah malam kita. Aku kangen obrolan "berbobot kita". Aku kangen "mempermalukan kamu di depan umum" hehehehe. Aku kangen kopi dan rokok sembunyi - sembunyi kita. Aku kangen duduk dengamu di atap rumah. Aku kangen curhat - curhat panjang kita. Aku kangen bercanda kita yang kadang tidak mutu. AKu kangen jalan jalan ke mall tanpa lelah tanpa tujuan aku kangen kangen semua.
Rendjana Selamat Ulang Tahun, satu tahun genap kita tidak bertemu. Selalu ada ujung untuk perjalanan kita berdua. Bahagia yang panjang untuk hari Ulang Tahunmu.
Selamat bertambah umur..........mari kita nyanyikan lagu panjang umurnya setelah itu panjat doa dan jangan lupa undang badut kodok dari ancol. Met Ultah Sayangku........... Posted by Hello

Frog and Toad Together

Ingatkah kamu, sewaktu kamu kecil. Kamu sangat senang dengan kodok. Ibu-mu bercerita tentang rumah kecil kalian. Ada sebuah rawa kecil di halaman belakang. Penuh dengan kodok dan kecebong. Kamu sangat senang mendengar kodok bernyanyi di musim hujan. Kamu senang melihat kodok melompat. Kamu tidak pernah mau beranjak pergi dari rawa kecil bermain dengan teman - teman kecilmu. Sampai akhirnya ibumu membolehkan kamu pulang membawa satu teman kecilmu. Kamu jaga teman kecilmu, kamu ajak bercerita dan kamu beri makan setiap hari. Sampai akhirnya teman kecilmu merasa kamarmu bukanlah tempatnya dan dia kembali ke rawa. Kamu pun tidak membencinya dan selalu setiap malam sebelum tidur kamu minta dibacakan kisah kodok dan kecebong. Kamu sangat suka cerita itu setiap hari. Sampai suatu hari kamu merasa besar dan mulai membaca bukumu sendiri. Membuat kisahmu sendiri.
Tahukah kamu sayang.
Teman - temanku memanggilku cebonk.
Dan aku datang memenuhi satu kisahmu

Posted by Hello

Wednesday, June 15, 2005

Kepala Nenas Dan Kevin

Kevin jika suatu hari nanti kamu beranjak besar dan melihat gambarmu denganku, bertanya pada mami siapa sih yang memangku kamu. Mami pasti akan bilang, Tante yang selalu cerewet dan centil mengajarimu bernyayi. Tentang kupu - kupu yang terbang dan Tante selalu merubah syair lagu itu dan kadang kamu bingung dengan lagu yang Tante ajarkan tapi kamu tetap bernyayi bersama Tante. Dan ingatkan Kevin kita selalu bermain Power Rangers, Kevin menjadi Power Rangers Blue dan Tante menjadi Power Rangers Pink dengan jam yang bisa merubah kita menjadi super hero. Bagi Tante dan Mami Kevin adalah super Hero kecil selamanya. Posted by Hello

Tuesday, June 14, 2005

Sudut Kota

3 orang duduk di bangku sebuah taman sudut kota Ottawa. Orang pertama seorang wanita kulit putih paruh baya, rambut pirang dengan dandanan sederhana sangat cantik. Orang kedua lelaki 40 tahunan, rambut coklat dengan mata biru seperti birunya kelereng, kulit merah seperti warna kulit yang hampir matang. Dan orang ketiga aku dengan rambut hitam dan jabrik seperti sapu ijuk apalagi plus tambahan gel yang kalau di lihat dikemasannya untuk membuat rambut high and mighty (terjemahan bebas ayok pake gel ini dijamin tambah jabrik) kulit hitam belum dikategorikan legam cuma hitam.
3 Orang dengan warna rambut berbeda dengan warna kulit yang berbeda, duduk di bangku sebuah taman, mencoba menghindar dari terik matahari dan menunggu bus berikutnya. Orang pertama terlihat tenang dan memandang jauh kedepan tersenyum dan tampak bahagia, orang kedua terlihat gelisah seperti cacing kepanasan, dan orang ketiga duduk diam terpekur dan sedikit mengantuk.
Aku jadi berfikir, hem mungkin wanita itu sedang membayangkan akan bertemu cucunya dan anak tercinta. Dia akan bertemu dengan cinta dan buah hatinya. Hari panas, terik matahari cuma masalah kecil. Ada bahagia yang menanti. Atau mungkin dia akan bertemu dengan kekasihnya, yang dia simpan secara sembunyi sembunyi di sudut hatinya. Dan mereka berjanji bertemu. Kenapa dia selalu tersenyum dan terlihat sangat cantik karena dia jatuh cinta dan hatinya berbunga. Atau mungkin dia akan bertemu suaminya yang menungguinya pulang dengan juice kesukaannya. Atau mungkin dia hanya hidup sendiri bahagia, ditemani kucing dan radio lama di sebuah apartemen kecil pinggir kota. Aku lebih memilih versi kedua. Dia akan bertemu kekasih rahasianya. Lebih menyenangkan dan aku suka .
Orang kedua, gelisah.............aku tahu kau ingin cepat cepat pulang dan bertemu dengan anaknya yang tidak sabar menunggu di kolam kecil belakang rumahnya. Tapi kenapa kau kelihatan sibuk melihat jam tangannya dan Hpnya. Okay mungkin kau punya janji kencan di sebuah hotel kecil pinggir kota. Dan kau sudah tak sabar ingin bercinta dengannya. Waktumu hanya sedikit 1 jam sebelum jam resmi pulang kantor. Dan kau berfikir bagaimana kalau kau lupa waktu, alasan apa yang harus kau katakan. Okay aku akan bantu kamu. Kau bisa bilang sorry kerjaan menumpuk, atau kau bilang kau cari juice kesukaan istrimu di seluruh supermaket yang bisa kau temui dan mereka semua kehabisan stocknya. Dan kamu tidak mau mengecewakan istrimu kamu cari sampai semua toko dan kaupun terlambat pulang. Alasan yang bombatis.........atau bilang saja kau jogging setelah pulang kantor sehingga kulitmu terbakar dan kau keringetan habis. Padahal keringatmu, keringat setelah percintaanmu dengan kekasih gelapmu dan kau bercinta di pinggir pantai.
Dan tiba - tiba, suara menderum dan decit ban bergesek dengan keras aspal. Putuskan lamunan, putuskan angan - angan. Mari bercinta dengan panas bulan juni dan tarikkkkkkkkkkk jabrik cepat naik bus.
Alymer saat gerah yg ada cuma melamun dan berkhayal.

Monday, June 13, 2005

Before Sunset


What if you had a second chance with the one that got away.
" I know what you meant for me that day. I just want another try, I just want another night"
El ini film menarik sekali. Aku tidak bisa mengenyahkan dari dalam pikiranku. Before Sunset adalah film kedua. Film pertama Before Sunrise, bercerita tentang dua orang backpacker Jesse yang dimainkan Ethan Hawke (asal Michigan) dan Celine dimainkan Julie Delpy (asal Perancis) dan mereka bertemu ngobrol, bercerita sepanjang Vienaa dan bercinta di taman dengan memandang langit dan bintang - bintang hanya satu hari . Mereka saling jatuh cinta dan berjanji untuk bertemu enam bulan kemudian di tempat yang sama. Dan akhirnya Film kedua muncul dan bercerita setelah 9 tahun mereka berpisah akhirnya bertemu. Umur yang bertambah dan pengalaman dan hidup yang mereka lalui menjadi elemen yang menarik. Jesse yang menjadi penulis buku terkenal menuliskan tentang Celine dan rasa cintanya, buku itu menjadi laris dan membawa Jesse tour ke Perancis dan bertemulah mereka. Asyik sekali melihat dua orang yang memendam cinta, sakit, dan kerinduan yang dalam. Tidak ada adegan peluk bahkan ciuman yang seharusnya menjadi bumbu dalam film romantis. Mereka cuma berbicara, mengobrol dan saling meminta maaf kenapa mereka tidak bertemu 6 bulan seperti yang mereka janjikan. Jesse datang ke Vienaa tanpa Celine, memenuhi janjinya dan ingin bertemu dengan cintanya sedangkan Celine harus pergi ke pemakaman neneknya. Ternyata garis takdir tidak bisa dielakkan bahkan untuk dua orang yang betul - betul jatuh cinta. Jesse terluka sendirian tanpa tahu kenapa Celine tidak pernah muncul dan kenapa dia tidak pernah menanyakan no telp dan alamat Celine. Karena mereka yakin bahwa cinta adalah jaminan yang kuat melebihi alamat dan no telp yang mungkin saja bisa terlupa dan hilang. Tapi cinta dia mengakar dan kuat ada di hatimu. Akan kau lakukan apapun untuk cinta.
Celine datang untuk Jesse di sebuat toko buku di sudut Jalan kota Perancis. Jesse hanya memiliki waktu 2 jam sebelum pesawat membawanya kembali ke kehidupan nyata, istri dan anaknya. Dua jam yang sangat berarti untuk mereka berdua. Mereka pergi ke kafe, berjalan di taman, naik perahu melewati Notre - Dame. Obrolan yang cerdas, obrolan yang menyenangkan, obrolan yang penuh dengan cinta. Jesse menulis buku itu untuk menemukan Celine dan keinginannya terkabul. Mereka bertemu dengan situasi yang sudah sangat berbeda. Jesee yang menikah dan memiliki satu anak. Dan Celine yang mempunyai kekasih seorang fotografer. Semua secara pelan terbuka. Jesse yang tidak pernah bahagia karena cintanya yang terlalu dalam untuk Celine. Dan Celine yang terluka karena tidak satupun lelaki yang membuat dia sebahagia dengan Jesse. Itukah Cinta, cinta yang dalam. Bahkan ketika kau sudah terikat dengan orang lain dalam hatimu yang paling dalam kau masih mendambakan cinta sejatimu. Masih menyimpan memori yang indah dan ingin mengulanginya lagi. Memory is wonderful thing as long as you dont have to deal with the past. Benar Celine aku setuju seandainya bisa seperti itu. And you can never replace anyone. Dan itupun akhirnya aku setuju. Sesakit apapun hubungan kita dengan pasangan atau masa lalu tidak pernah bisa meng-gantikan arti orang itu dalam hidup kita, tidak dengan mengantinya dengan orang yang baru. Konsep salah yang selama ini aku yakini dan jalani. Dan akhirnya Jesse yang mengikuti Celine ke apartemennya. Untuk secangkir Teh dan mendengarkan Celine bernyanyi, lagu yang ia ciptakan untuk Jess Diiringi lagu Nina Simone dan Celine yang menari untuk Jesse sambil berkata, " Oh yes baby you will miss that plane. ......................ending diserahkan kepada penonton. HUUUUUUUUUUUUUUUU teriakan tidak puas khusus dari aku seorang.
Dan El aku teringat padamu............bagaimana kalau kita tidak pernah merasa cukup dengan satu hari yang kita janjikan. Bagaimana kalau kita tidak pernah bisa melaluinya........bagimana jika.......bagaimana jika ......dan bagimana............

Sunday, June 12, 2005

Sungguh Panas Sekali

Coba bayangkan, hawa panas tanpa matahari. Udara yang berhenti dan kelembaban yang tinggi. Angin yang tidak bertiup sama sekali. Jam 9 malam masih terang benderang. Apartemen tanpa AC, kipas angin 24 jam muter terus kerja rodi. Telapak kaki dan telapak tangan keringetan. Baju yang seminim minimnya, kulkas kosong tanpa isi. Seharusnya isi ice cream atau lolipop atau apalah (huh menyebalkan). Dan inilah aku bolak balik ke kulkas cuma untuk masukin tangan dan sedikit kepala biar adem. Bolak balik mandi air dingin, dan minum air dingin. Dan sekarang hampir tengah malam nungguin choday online atau siapa saja, siapa tahu bisa berbagi panas. Sungguh ini panas sekali, angin pun rasanya enggan mampir di sini..........................sungguh ini panas sekali.....otak - pun serasa mandeg untuk berfikir. Cuma perintah cari dingin dingin seperti rapal mantra berputar di otak. Sampe aku ubanan juga gak bakalan dingin, hayooooooooooo mandi lagi. .....................duh kepala nanasku kepanasan......

Thursday, June 09, 2005

Serpihan Masa Lalu

Serpihan itu datang lagi.
Mencoba menggenapi yang terserak.
Mencoba merekat yang sudah hancur berkeping-keping.
Aku tidak punya super glue.
Aku tidak berminat untuk mencari atau membeli seandainya ada toko yang menjual super glue.
Untuk apa direkatkan, untuk apa mencoba di satukan.
Bukankan dia adalah serpihan masa lalu yang ingin aku kubur dalam dalam.
Serpihan yang menyakitkan
Kenapa aku tidak bisa juga lupa ...........
Kenapa.........
Kenapa.........
Ps : Choday aku butuh obat lupa tolong kirimi aku....

Wednesday, June 08, 2005

Ramai Bilik Hati

Kamu pulang El, ruang ini kembali ramai, penuh dan rasa yang memintal panjang. Awal pagi yang kumulai dengan tangisan dan sepertinya alam pun setuju denganku, langit muram dan hujan yang tidak pernah berhenti. Ini bukan gerimis, sepertinya langit kepanasan dan memuntahkan air seperti keringat raksasa. Seperti aku yang kepanasan di hati dan kelelahan di jiwa, aku muntahkan juga air, air mata. Dan aku disini di pojok bahagiaku, berbicara denganmu dengan mata yang hampir satu garis. Aku tahu kamu tidak suka aku menangis. Maaf El, untuk hal yang satu ini aku tidak bisa berjanji. Aku butuh nangis. Dan El, kamu berikan hangat yang aku butuhkan, obrolan yang aku rindukan dan kangenmu yang selalu bertunas dan bermekaran untukku. El aku ingat pernah salah seorang temanku selalu bernyanyi, " kepompong ulet bulu kasihan deh loe". Siapa saja yang tertimpa sial, atau melakukan kesalahan, dia selalu menyayikan itu dengan nada yang tidak ada sol si la sinya. Asal nyanyi dan keras. Sepertinya puas sekali kalau bisa menyanyikan itu dan melihat orang lain tertimpa musibah, bukan musibah sebenarnya cuma kesalahan kesalahan kecil. Tapi itu cukup menganggu di kuping. Aku jadi teringat diriku kenapa yah hari ini lagi itu selalu berdenging di kupingku. " kepompong ulet bulu kasihan deh loe". Semakin keras dan keras. Aku ulet bulu yang buruk rupa harusnya bermetamorfosa menjadi kepompong seterusnya menjadi kupu-kupu yang indah. Kenapa aku tetap seperti nyanyian itu semakin keras dan semakin keras " kepompong ulet bulu kasihan deh loe". Tolong aku El, bantu aku bermetamorfosa. Bantu aku menjadi kupu-kupu . Tidak perlu jadi kupu-kupu yang indah cukup jadi kupu-kupu saja. Dan El tolong tetap di sisiku. Jangan terbang jauh........ disini saja di taman yang tidak begitu besar tetapi indah. Sudah El disini saja, temani aku bermetamorfosa.